Doa Jika Terbangun Malam Hari


حَدَّثَنِى عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ رضى الله عنه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ فَقَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ثُمَّ قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِى أَوْ قَالَ ثُمَّ دَعَا اسْتُجِيبَ لَهُ فَإِنْ عَزَمَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى قُبِلَتْ صَلاَتُهُ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ. حَدَّثَنَا عَلِىُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا مَسْلَمَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ كَانَ عُمَيْرُ بْنُ هَانِئٍ يُصَلِّى كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ سَجْدَةٍ وَيُسَبِّحُ مِائَةَ أَلْفِ تَسْبِيحَةٍ (رواه الترمذي، رقم ٣٧٤٣).

Hadis dari Ubadah bin As-Samit, bahwa Rasulullah SAW bersabda: ‘Barangsiapa yang terbangun di malam hari dan berkata, “Tidak ada Tuhan selain Allah, yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Subhanallah, alhamdulillah, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.” Kemudian ia berkata, “Ya Rabb, ampunilah aku,” atau ia berdoa, maka doanya akan dikabulkan. Jika ia bertekad, maka ia berwudhu dan shalat, maka shalatnya akan diterima.'” (HR. Al-Tirmidzi, No: 3743)

Hadis ini menjelaskan bahwa pentingnya berdoa dan memohon ampun kepada Allah di malam hari, terutama ketika seseorang terbangun dari tidurnya. Doa yang diajarkan oleh Nabi SAW mencakup pengagungan kepada Allah, memohon ampunan, dan perlindungan dari segala keburukan. Hadis ini juga mengajarkan bahwa jika seseorang melaksanakan doa tersebut dengan penuh niat dan dilanjutkan dengan shalat, maka shalatnya akan diterima oleh Allah SWT. Ini adalah salah satu cara untuk menjaga hubungan dengan Allah melalui doa dan ibadah di malam hari.