عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ: “الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا، وَكَفَانَا وَآوَانَا، فَكَمْ مِمَّنْ لَا كَافِيَ لَهُ وَلَا مُؤْوِيَ
(رواه مسلم، رقم ٢٧١٥)
Hadis dari Anas bahwa Rasulullah SAW apabila hendak tidur di tempat tidurnya, beliau mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, mencukupi kami dan memberikan tempat tinggal bagi kami. Maka betapa banyak orang yang tidak memiliki yang mencukupi dan tidak memiliki tempat berlindung.” (HR. Muslim, No. 2715)
Hadis ini menjelaskan bahwa doa yang diajarkan Nabi SAW sebelum tidur, sebagai penutup hari. Mengandung pengakuan atas nikmat-nikmat Allah berupa makan, minum, kecukupan, dan perlindungan. Mengandung kesadaran sosial, bahwa ada orang lain yang tidak mendapatkan nikmat tersebut. Mengajarkan rasa syukur, kerendahan hati, dan perenungan terhadap kondisi orang lain sebelum tidur.