عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ كُنَّا إِذَا جَلَسْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الصَّلاَةِ قُلْنَا السَّلاَمُ عَلَى اللَّهِ قَبْلَ عِبَادِهِ السَّلاَمُ عَلَى فُلاَنٍ وَفُلاَنٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لاَ تَقُولُوا السَّلاَمُ عَلَى اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّلاَمُ وَلَكِنْ إِذَا جَلَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلِ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ فَإِنَّكُمْ إِذَا قُلْتُمْ ذَلِكَ أَصَابَ كُلَّ عَبْدٍ صَالِحٍ فِى السَّمَاءِ وَالأَرْضِ – أَوْ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ – أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ثُمَّ لْيَتَخَيَّرْ أَحَدُكُمْ مِنَ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ فَيَدْعُو بِهِ
(رواه ابو داود:929)
Artinya: hadis dari Abdullah bin Mas’ud, ia berkata: dahulu, apabila kami duduk bersama Rasulullah SAW dalam shalat, kami biasa mengucapkan: “Salam atas Allah sebelum (ucapan salam kepada) hamba-hamba-Nya. Salam atas si Fulan dan si Fulan.” Maka Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian mengatakan ‘Salam atas Allah’, karena sesungguhnya Allah adalah As-Salam (Zat yang Maha Sejahtera). Tetapi apabila salah seorang di antara kalian duduk (tasyahud) dalam shalat, hendaklah ia mengucapkan: ‘Segala penghormatan, doa, dan kebaikan hanya untuk Allah. Salam sejahtera atasmu, wahai Nabi, serta rahmat dan berkah Allah. Salam sejahtera atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih. Ia melanjutkan: “Sesungguhnya apabila kalian mengucapkan demikian, maka (ucapan itu) akan sampai kepada setiap hamba Allah yang shalih di langit dan di bumi – atau di antara langit dan bumi, lalu Nabi SAW bersabda: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Setelah itu, hendaklah salah seorang dari kalian memilih doa yang paling ia sukai, lalu berdoalah dengannya.
(HR. Abu Daud: 929)