Hadis 20


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُعَلِّمُنَا التَّشَهُّدَ كَمَا يُعَلِّمُنَا القُرْآنَ، فَكَانَ يَقُولُ: التَّحِيَّاتُ، المُبَارَكَاتُ، الصَّلَوَاتُ، الطَّيِّبَاتُ، لِلَّهِ، سَلَامٌ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ، وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، سَلَامٌ عَلَيْنَا وَعَلَىٰ عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

(رواه الترمذى)

 قال أبو عيسى حديث ابن عباس حديث حسن [ غريب ] صحيح

 وقد روى عبد الرحمن بن حميد الرؤاسي هذا الحديث عن أبي الزبير نحو حديث الليث بن سعد

 وروى أيمن بن نابل المكي هذ االحديث عن أبي الزبير عن جابر وهو غيرمحفوظ

 وذهب الشافعي إلى حديث ابن عباس في التشهد

قال الشيخ الألباني : صحيح

Artinya: hadis dari Ibnu Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah SAW dahulu mengajarkan kepada mereka bacaan tasyahhud sebagaimana ia mengajarkan Al-Qur’an. ia sangat memperhatikan dan menekankan pentingnya bacaan ini dalam sahlat. Dalam pengajarannya, Rasulullah SAW bersabda: “Segala bentuk penghormatan, keberkahan, salat (ibadah), dan segala bentuk kebaikan hanyalah milik Allah. Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai Nabi, begitu juga rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan juga kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.” (HR. al-Tirmidzi: 290)

Menurut Abu Isa hadis Ibnu ‘Abbas adalah hadis hasan, gharib, dan sahih. Abdurrahman bin Humaid Ar-Ru’asi juga meriwayatkan hadis ini dari Abu Az-Zubair, dengan redaksi yang serupa seperti riwayat Laits bin Sa‘d.
Sementara itu, Ayman bin Nabil Al-Makki meriwayatkan hadis ini dari Abu Az-Zubair dari Jabir, namun riwayat tersebut tidak terjaga (tidak kuat atau tidak sahih). Imam Asy-Syafi’i berpegang pada hadis Ibnu ‘Abbas dalam bacaan tasyahhud. Syaikh al-Bani berkata: hadis ini shahih.