عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُعَلِّمُنَا التَّشَهُّدَ كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ فَكَانَ يَقُولُ « التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ
(رواه مسلم)
Artinya: hadis dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan kepada kami bacaan tasyahud sebagaimana mengajarkan bacaan surat dalam Alquran, beliau mengucapkan: “Semua salam / keselamatan, keberkahan-keberkahan, demikian pula shalawat (doa-doa pengagungan kepada Allah subhanahu wata’ala) dan ucapan-ucapan yang baik (yang pantas disanjungkan kepada Allah) adalah milik Allah, salam kesejahteraan atasmu wahai Nabi, rahmat Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah Rasul Allah. (HR. Muslim: 929)
Hadis ini menjelaskan tentang betapa pentingnya bacaan tasyahhud dalam shalat dan bagaimana Rasulullah SAW mengajarkannya kepada para sahabat dengan metode yang sangat jelas dan mendalam, layaknya mengajarkan ayat-ayat Al-Qur’an. Isi kandungan hadis ini adalah penekanan pada lafaz tasyahhud yang diajarkan oleh Nabi SAW yang meliputi pengagungan dan pujian kepada Allah dengan menyebutkan segala bentuk penghormatan, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah milik-Nya semata. Selain itu, terdapat salam yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW beserta rahmat dan berkah Allah, serta salam untuk diri sendiri dan seluruh hamba Allah yang saleh. Bagian akhir dari tasyahhud ini adalah pengakuan tauhid, yaitu persaksian bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah, dan persaksian akan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Hadis ini menjadi dasar bagi umat Islam untuk membaca tasyahhud dalam salat sesuai dengan sunah Nabi SAW, dengan lafaz yang mengandung makna pengesaan Allah, penghormatan kepada Rasulullah SAW, dan doa bagi seluruh kaum muslimin yang saleh. Perhatian Rasulullah SAW dalam mengajarkan tasyahhud ini menunjukkan betapa pentingnya bacaan ini dalam ibadah shalat.