قَالَ عَبْدُ اللَّهِ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قُلْنَا السَّلاَمُ عَلَى جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ ، السَّلاَمُ عَلَى فُلاَنٍ وَفُلاَنٍ . فَالْتَفَتَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « إِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّلاَمُ ، فَإِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلِ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ ، وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ . فَإِنَّكُمْ إِذَا قُلْتُمُوهَا أَصَابَتْ كُلَّ عَبْدٍ لِلَّهِ صَالِحٍ فِى السَّمَاءِ وَالأَرْضِ ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
(رواه البخاري)
Artinya: hadis dari Abdullah bin Mas‘ud, ia berkata: dahulu, ketika kami shalat di belakang Nabi SAW, kami biasa mengucapkan, “Salam atas Jibril dan Mikail, salam atas si fulan dan si fulan.” Maka Rasulullah SAW menoleh kepada kami dan bersabda, “Sesungguhnya Allah adalah As-Salām (Maha Sejahtera). Maka apabila salah seorang dari kalian salat, hendaklah ia mengucapkan: ‘Segala penghormatan, salawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan tercurah atasmu, wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Semoga keselamatan tercurah atas kami dan atas semua hamba Allah yang saleh.’ Karena sesungguhnya jika kalian mengucapkannya, maka doa itu akan sampai kepada setiap hamba Allah yang saleh di langit dan di bumi. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”
(HR. al-Bukhari: 831)