عَنْ إِبْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ فِي ص وَقَالَ: سَجَدَهَا دَاوُدُ تَوْبَةً وَنَسْجُدُهَا شُكْرًا (رواه النسائي :٩٥٦).
Artinya: hadis dari Ibn Abbas, bahwa Nabi SAW sujud pada surat “ص” dan ia bersabda: dawud telah sujud di dalamnya sebagai bentuk taubat, dan kami sujud di dalamnya sebagai bentuk syukur. (HR al-Nasa’i: 956)
Hadis ini mengisahkan bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan sujud ketika membaca ayat dalam Surah Sad (QS. 38:24), yang di dalamnya terdapat kisah Nabi Daud AS yang juga melakukan sujud sebagai bentuk tobat atas kesalahannya. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa sujud tersebut dilakukan oleh Daud sebagai tobat, sementara sujud yang dilakukan oleh umatnya (termasuk beliau) adalah sebagai bentuk syukur kepada Allah atas nikmat dan karunia-Nya. Sujud syukur ini menunjukkan betapa pentingnya untuk selalu mengingat Allah SWT dan bersyukur atas segala nikmat, baik dalam kondisi senang maupun sulit.