عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ لاَ يَشْكُرِ النَّاسَ لاَ يَشْكُرِ اللهَ (رواه الترمذى :٢٠٨١).
Artinya: hadis dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah, hadis ini mengajarkan bahwa rasa terima kasih kepada sesama manusia atas kebaikan mereka adalah bagian dari kesempurnaan syukur kepada Allah, karena kebaikan manusia adalah perantara dari rahmat Allah, dan mengabaikan syukur kepada mereka berarti mengabaikan hakikat bersyukur kepada Allah. (HR al-Tirmidzi: 2081)
Hadis ini menjelaskan bahwa salah satu bentuk syukur kepada Allah (bersyukur atas nikmat-Nya) adalah dengan menghargai kebaikan manusia yang menjadi sebab sampai nikmat itu kepada kita. Kalau kita tidak bisa menghargai dan berterima kasih kepada manusia padahal manusia itu hanya perantara itu menunjukkan hati kita belum benar-benar menghargai nikmat, apalagi kepada Allah yang Maha Memberi.