Doa Nabi SAW Memohon Menjadi Hamba yang Bersyukur dan Tunduk


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو: رَبِّ أَعِنِّي وَلا تُعِنْ عَلَيَّ وَانصُرْنِي وَلا تَنصُرْ عَلَيَّ وَامْكُرْ لِي وَلا تَمْكُرْ عَلَيَّ وَاهْدِنِي وَيَسِّرْ هُدَايَ إِلَيَّ وَانصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي لَكَ شَاكِرًا لَكَ ذَاكِرًا لَكَ رَاهِبًا لَكَ مِطْوَاعًا إِلَيْكَ مُخْبِتًا أَوْ مُنِيبًا. رَبِّ تَقَبَّلْ تَوْبَتِي وَاغْسِلْ حَوْبَتِي وَأَجِبْ دَعْوَتِي وَثَبِّتْ حُجَّتِي وَاهْدِ قَلْبِي وَسَدِّدْ لِسَانِي وَاسْلُلْ سَخِيمَةَ قَلْبِي (رواه أبى داود :۱٥۱٢).

Artinya: hadis dari Ibn Abbas RA, ia berkata: Rasulullah SAW biasa berdoa: ya Tuhan, bantu aku dan janganlah Engkau membantu melawan aku, beri kemenangan kepadaku dan janganlah Engkau memberi kemenangan atas diriku, rencanakanlah untukku dan janganlah Engkau merencanakan melawanku, berilah petunjuk kepadaku dan mudahkanlah jalan petunjuk bagiku, berikanlah kemenangan kepadaku atas orang yang menzalimiku, ya Allah, jadikanlah aku orang yang selalu bersyukur kepada-Mu, selalu mengingat-Mu, selalu takut kepada-Mu, selalu taat kepada-Mu, selalu khusyuk kepada-Mu, selalu kembali kepada-Mu. Ya Tuhan, terimalah taubatku, bersihkanlah kesalahanku, kabulkanlah doaku, teguhkanlah hujjahku, beri petunjuklah hatiku, luruskanlah lidahku, dan hilangkanlah rasa dendam di hatiku. (HR. Abu Daud: 1512)

Dalam doa ini, Nabi Muhammad SAW memohon berbagai bentuk pertolongan dan perlindungan dari Allah, di antaranya meminta agar Allah menjadikannya seorang hamba yang banyak bersyukur, banyak mengingat Allah SWT, takut dan tunduk kepada-Nya, serta kembali dengan penuh keikhlasan kepada-Nya; beliau juga meminta agar Allah menerima tobatnya, menghapus dosa-dosanya, mengabulkan doanya, menguatkan argumentasinya, membimbing hatinya, meluruskan lisannya, dan membersihkan hatinya dari segala kebencian, yang menunjukkan betapa pentingnya rasa syukur kepada Allah dalam segala keadaan sebagai bagian dari kesempurnaan iman dan kehambaan, serta bagaimana syukur itu menjadi salah satu permintaan utama dalam doa, karena dengan syukur, semua kebaikan lain menjadi lebih mudah tercapai.