Hadis 3


عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ قَدِمْتُ الْمَدِينَةَ قُلْتُ لأَنْظُرَنَّ إِلَى صَلاَةِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَلَمَّا جَلَسَ يَعْنِى لِلتَّشَهُّدِ افْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى يَعْنِى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَنَصَبَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى.  (رواه الترمذى: ٢٩۳)

Hadis dari Wail bin Hujr, ia berkata: aku datang ke Madinah dan berkata, sungguh aku akan melihat (memperhatikan) shalat Rasulullah SAW, maka ketika ia duduk yakni untuk tasyahud ia membentangkan kaki kirinya, meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya, dan menegakkan kaki kanannya. (HR. al-Tirmidzi: 293)

Hadis ini menggambarkan tata cara duduk tasyahud Rasulullah SAW yang membentangkan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan, dengan tangan kiri diletakkan di atas paha kiri.