Sunnah Mengucapkan Aamiin Bersama Imam


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الْإِمَامُ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ فَقُولُوا آمِينَ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
(رواه البخاري : ٧٤٠)

Hadis dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: jika imam membaca ghairil maghdluubi ‘alaihim waladl dlaalliin, maka ucapkanlah amiin, karena siapa yang ucapan amiin nya bersamaan dengan ucapan amiin nya Malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.
(HR. al-Bukhari: 740)

Mengucapkan Aamiin setelah imam membaca surat Al-Fatihah, khususnya pada akhir ayat ghairil maghdhubi ‘alaihim waladh-dhallin. Hadis ini menekankan keutamaan mengucapkan  Aamiin dengan penuh kekhusyukan dan ketepatan waktu dalam shalat berjama’ah. Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, amalan ini juga menjadi sebab turunnya ampunan dari Allah SWT. Maka, memperhatikan sunnah-sunnah kecil seperti ini bukan hanya memperindah shalat, tetapi juga membuka pintu pahala dan rahmat yang besar dari Allah.