عَنْ أَبِى مُوسَى قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِى الصَّلاَةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى فَأَبْعَدُهُمْ وَالَّذِى يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ الَّذِى يُصَلِّيهَا ثُمَّ يَنَامُ.
(رواه مسلم: ١٥٤٥)
Hadis dari Abu Musa, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: sesungguhnya orang yang paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh perjalanannya menuju shalat, maka yang lebih jauh (perjalanannya), lebih besar (pahalanya) dan orang yang menunggu shalat hingga shalat bersama imam, lebih besar pahalanya daripada orang yang shalat lalu tidur.
(HR. Muslim: 1545)
Bersegera menuju masjid meskipun jaraknya jauh, serta menunggu shalat berjama’ah bersama imam. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh jalannya menuju shalat, dan semakin jauh perjalanannya maka semakin besar pula pahalanya. Selain itu, orang yang menunggu shalat untuk melaksanakannya bersama imam mendapat pahala yang lebih besar dibandingkan dengan orang yang shalat lalu tidur. Hadis ini menekankan keutamaan semangat menghadiri shalat berjama’ah dan kesabaran dalam menunggu waktu shalat sebagai bentuk kecintaan kepada ibadah dan masjid.