Menyegerakan Shalat Berjama’ah


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِى النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوا وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِى التَّهْجِيرِ لاَسْتَبَقُوا إِلَيْهِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِى الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا.
(رواه البخاري: ٦١٥)

Hadis dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW, bersabda: seandainya manusia mengetahui keutamaan yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama, lalu mereka tidak mendapatkan cara lain selain dengan mengundi untuk mendapatkannya, niscaya mereka akan melakukan undian, dan seandainya mereka mengetahui keutamaan yang terdapat pada berangkat lebih awal ke masjid (untuk shalat), niscaya mereka akan berlomba-lomba untuk itu, dan seandainya mereka mengetahui keutamaan yang terdapat pada shalat isya dan subuh, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak.
(HR. al-Bukhari: 615).

Rasulullah menggambarkan bahwa jika umat islam benar-benar memahami keutamaan tersebut, mereka akan bersungguh-sungguh bahkan rela bersaing demi meraih kesempatan itu. Oleh karena itu, umat islam dianjurkan untuk tidak meremehkan hal-hal yang tampak kecil dalam ibadah berjama’ah, karena di baliknya tersimpan pahala yang sangat besar.