عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِىِّ سَمِعَ أَبَا قَتَادَةَ بْنَ رِبْعِىٍّ الأَنْصَارِىَّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم « إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلاَ يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّىَ رَكْعَتَيْنِ ». (رواه البخاري: ١١٦٣)
Artinya: hadis dari Amr bin Sulaim az-Zurqi, beliau mendengar Abu Qatadah bin Rabi’ al-Ansari berkata: Rasulullah SAW bersabda: Jika salah seorang di antara kalian masuk ke dalam masjid, maka janganlah ia duduk sampai ia shalat dua rakaat. (HR. al-Bukhari: 1163)
Hadis ini mengajarkan adab yang baik ketika memasuki masjid. Nabi SAW agar kita tidak langsung duduk setelah memasuki masjid, tetapi terlebih dahulu melakukan shalat dua rakaat, yang dikenal dengan istilah Tahiyyat al-Masjid (Salam Masjid). Hal ini menunjukkan pentingnya memberi penghormatan kepada masjid dengan shalat sebagai bentuk ibadah dan rasa hormat kepada rumah Allah, sebelum melakukan aktivitas lainnya di dalam masjid.