Hadis 19 Shalat Lailatul Qadar


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ «مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ». (رواه البخاري:١٩٠١)

Artinya: hadis dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda: Barangsiapa yang mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. al-Bukhari: 1901)

Hadis ini menyampaikan dua amalan penting yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Pertama, mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah akan menghapuskan dosa-dosa yang telah lalu. Kedua, berpuasa di bulan Ramadhan dengan niat ikhlas karena Allah dan mengharap pahala-Nya juga akan menghapuskan dosa-dosa yang telah lalu. Kedua amalan ini menuntut ketulusan hati dan pengharapan akan ampunan Allah, sebagai bentuk ibadah yang mengarah pada keikhlasan dan keridhaan-Nya