عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى عَلَى النَّجَاشِىِّ فَكَبَّرَ أَرْبَعًا. قَالَ وَفِى الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَابْنِ أَبِى أَوْفَى وَجَابِرٍ وَيَزِيدَ بْنِ ثَابِتٍ وَأَنَسٍ. قَالَ أَبُو عِيسَى وَيَزِيدُ بْنُ ثَابِتٍ هُوَ أَخُو زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ وَهُوَ أَكْبَرُ مِنْهُ شَهِدَ بَدْرًا وَزَيْدٌ لَمْ يَشْهَدْ بَدْرًا. قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِى هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ. وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- وَغَيْرِهِمْ يَرَوْنَ التَّكْبِيرَ عَلَى الْجَنَازَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ. وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِىِّ وَمَالِكِ بْنِ أَنَسٍ وَابْنِ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِىِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ. (رواه الترمذى: ١٠٣٨)
Artinya: hadis dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW pernah shalat atas Najasyi dan beliau mengucapkan takbir empat kali. Ia (Abu Isa) berkata: Dan dalam bab ini ada riwayat dari Ibnu Abbas, Ibnu Abi Aufa, Jabir, Yazid bin Thabit, dan Anas. Abu Isa berkata: Yazid bin Thabit adalah saudara dari Zaid bin Thabit dan lebih tua darinya. Yazid turut serta dalam Perang Badar, sementara Zaid tidak. Abu Isa berkata: Hadis Abu Hurairah ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Amalan ini diterima oleh mayoritas ahli ilmu dari kalangan sahabat Nabi dan lainnya yang berpendapat bahwa takbir pada jenazah itu ada empat kali. Ini juga merupakan pendapat dari Sufyan al-Thawri, Malik bin Anas, Ibnu Mubarak, al-Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq. (HR. al-Tirmidzi: 1038)
Hadis ini menunjukkan bahwa Nabi SAW mengucapkan takbir empat kali dalam shalat jenazah, yang merupakan amalan yang sahih dan diterima oleh mayoritas ulama. Hal ini juga dijelaskan oleh para imam besar seperti Sufyan al-Thawri, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan lainnya. Takbir empat kali pada shalat jenazah adalah sunnah yang diikuti oleh banyak ahli fiqh dan termasuk dalam amalan yang dianjurkan dalam Islam