Hadis 26 Shalat Sunnah Setelah Wudu (Tahiyyatul Wudhu)


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ  رضى الله عنه  أَنَّ النَّبِىَّ  صلى الله عليه وسلم  قَالَ لِبِلاَلٍ عِنْدَ صَلاَةِ الْفَجْرِ « يَا بِلاَلُ حَدِّثْنِى بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ فِى الإِسْلاَمِ ، فَإِنِّى سَمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَىَّ فِى الْجَنَّةِ ». (رواه البخاري:١١٤٩)

قَالَ مَا عَمِلْتُ عَمَلاً أَرْجَى عِنْدِى أَنِّى لَمْ أَتَطَهَّرْ طُهُورًا فِى سَاعَةِ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ إِلاَّ صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ مَا كُتِبَ لِى أَنْ أُصَلِّىَ  قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ دَفَّ نَعْلَيْكَ يَعْنِى تَحْرِيكَ .

Artinya: hadis dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW berkata kepada Bilal di waktu shalat Fajar: Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal terbaik yang kamu lakukan dalam Islam, karena aku mendengar suara langkah sandalmu di depan aku di surga. (HR. al-Bukhari: 1149)

Bilal berkata, Tidak ada amal yang lebih aku harapkan selain bahwa setiap kali aku berwudu, baik di malam atau siang hari, aku selalu shalat dengan wudu itu selama aku mampu melakukannya. Abu Abdullah berkata, Suara langkah sandalmu maksudnya adalah gerakanmu.

Hadis ini menggambarkan percakapan antara Nabi dan Bilal tentang amalan terbaik yang dilakukan Bilal. Bilal mengungkapkan bahwa amal yang paling ia harapkan adalah konsistensinya dalam menjaga wudu dan shalat setiap kali dia berwudu, baik di siang maupun malam hari. Pahala yang ia dapatkan dari konsistensi ini membuat langkah sandal Bilal terdengar di surga, yang menunjukkan betapa besar nilai amalan sederhana jika dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah