عَنْ عَائِشَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ، وَأَنَا مُعْتَرِضَةٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْقِبْلَةِ كَاعْتِرَاضِ الْجَنَازَةِ
(رواه مسلم: ٥١٢)
Arinya: dari Aisyah RA, ia berkata: Nabi SAW biasa shalat malam sementara aku berbaring di antara beliau dan kiblat, seperti posisi jenazah (yang melintang di hadapan orang shalat).
(HR Muslim no: 512)
Hadis ini menjelaskan bahwa Aisyah RA menceritakan kebiasaan Nabi SAW ketika shalat malam. Ia biasa melaksanakan shalat malam sementara Aisyah berbaring di antara Rasulullah SAW dan kiblat. Posisi Aisyah yang melintang di depan Nabi SAW mirip dengan posisi jenazah, yang berarti beliau berada di tempat yang tidak mengganggu Nabi SAW dalam melaksanakan ibadahnya.