Hadis 4


  إِنَّ نَاسًا مِنَ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ، ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ، حَتَّى نَفِدَ مَا عِنْدَهُ، فَقَالَ: “مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ، وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ، وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ.”

Artinya: Sesungguhnya sekelompok orang dari kalangan Anshar datang kepada Rasulullah ﷺ untuk meminta sesuatu. Maka beliau pun memberi mereka. Mereka kembali meminta, dan beliau tetap memberi, hingga habis apa yang ada padanya. Lalu Rasulullah ﷺ bersabda: “Apa saja kebaikan yang ada padaku, tidak akan aku simpan dari kalian. Barang siapa yang menjaga kehormatannya (tidak meminta-minta), maka Allah akan menjaganya. Barang siapa merasa cukup, maka Allah akan mencukupkannya. Barang siapa bersabar, maka Allah akan memberinya kesabaran. Dan tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.”(HR Bukhari 1400)