Hadis 38


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: لَمَّا كَانَ يَوْمُ حُنَيْنٍ آثَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُنَاسًا فِي الْقِسْمَةِ، فَوَجَدَ بَعْضُ الْأَنْصَارِ فِي أَنْفُسِهِمْ، فَقَالَ: “أَمَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَذْهَبَ النَّاسُ بِالشَّاةِ وَالْبَعِيرِ وَتَذْهَبُونَ أَنْتُمْ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رِحَالِكُمْ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَمَا تَنْقَلِبُونَ بِهِ خَيْرٌ مِمَّا يَنْقَلِبُونَ بِهِ.”

Artinya: “Pada hari Hunain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutamakan beberapa orang dalam pembagian (ghanimah). Sebagian kaum Anshar merasakan sesuatu (tidak senang) dalam diri mereka. Maka beliau bersabda: ‘Apakah kalian tidak rela jika orang-orang pergi dengan membawa kambing dan unta, sedangkan kalian pergi dengan membawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ke tempat tinggal kalian? Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, apa yang kalian bawa pulang lebih baik daripada apa yang mereka bawa pulang.’ (Shahih Bukhari, Hadis No. 4330)