عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “لَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ.”
Artinya: “Bencana akan senantiasa menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, hartanya, maupun anaknya, hingga ia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak memiliki dosa.” (Sunan At-Tirmidzi, Hadis No. 2398. Hadis hasan shahih)