Keutamaan mengurusi anak yatim


 عَنْ سَهْلٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ «أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا»
وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

 (6005)رواه البخاري

 

Diriwayatkan dari Sahl bin Sa‘d radhiyallāhu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku dan orang yang mengasuh (menjaga) seorang yatim akan berada di surga seperti ini, dan Beliau ﷺ mengisyaratkan dengan menggabungkan jari telunjuk dan jari tengahnya, lalu memberi sedikit jarak di antara keduanya.

Hadis ini menunjukkan betapa besar pahala dan kedudukan mulia bagi orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim. Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa dirinya dan orang yang mengasuh yatim akan berada sangat dekat di surga, digambarkan dengan jarak antara dua jari telunjuk dan tengah beliau yang hampir bersentuhan. Ini menegaskan pentingnya kasih sayang, perhatian, dan tanggung jawab terhadap anak yatim dalam Islam, serta memberikan motivasi bagi umat untuk berbuat kebaikan dengan memelihara dan merawat anak-anak yang kehilangan orang tua. Hadis ini juga menonjolkan karakter kasih sayang Rasulullah ﷺ dan keutamaan menjaga hak-hak anak yatim sebagai bagian dari amal mulia yang mendekatkan diri kepada Allah.