عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِن
وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ رواه مسلم (رواه مسلم)
Artinya: Dari Abi Sholeh, dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda: Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan, jika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian (HR. Muslim 203).
Hadis ini menjelaskan bahwa Hadis ini menunjukkan pentingnya menyebarkan salam dalam kehidupan bermasyarakat. Salam bukan sekadar sapaan, tapi juga sarana untuk menumbuhkan kasih sayang, persaudaraan, dan kehangatan di antara sesama muslim. Sunnah ini sangat cocok dilakukan di masjid, tempat berkumpulnya umat Islam, agar tercipta suasana ramah dan penuh kedamaian. Membiasakan salam dapat mempererat ukhuwah dan menumbuhkan cinta karena Allah di antara kaum muslimin.