Melewati di Depan Orang yang Sedang Shalat


عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ أَنَّ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِىَّ أَرْسَلَهُ إِلَى أَبِى جُهَيْمٍ يَسْأَلُهُ مَاذَا سَمِعَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِى الْمَارِّ بَيْنَ يَدَىِ الْمُصَلِّى قَالَ أَبُو جُهَيْمٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَوْ يَعْلَمُ الْمَارُّ بَيْنَ يَدَىِ الْمُصَلِّى مَاذَا عَلَيْهِ لَكَانَ أَنْ يَقِفَ أَرْبَعِينَ خَيْرًا لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ(رواه مسلم: ١١٦٠)

Artinya: Dari Busr bin Sa‘id, bahwa Zaid bin Khalid Al-Juhani mengutusnya kepada Abu Juhaim untuk bertanya kepadanya: “Apa yang engkau dengar dari Rasulullah SAW tentang orang yang melewati di depan orang yang sedang salat?” Maka Abu Juhaim menjawab: Rasulullah SAW bersabda: Seandainya orang yang lewat di depan orang yang sedang salat tahu dosa (yang akan ditimpakan) kepadanya, niscaya dia akan memilih untuk berdiri selama empat puluh daripada melewati di depannya.(HR. Muslim 1160)

 

Hadis ini menjelaskan bahwa Hadis ini mengandung peringatan keras dari Nabi SAW terhadap perbuatan melewati di depan orang yang sedang salat, karena hal itu bisa mengganggu kekhusyukan dan konsentrasi dalam ibadah.