أَبِى حُمَيْدٍ أَوْ عَنْ أَبِى أُسَيْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ. وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ (رواه مسلم)
Artinya: Diriwayatkan dari Abu Humayd atau dari Abu Usayd, bahwa Rasulullah SAW bersabda:Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, hendaklah ia mengucapkan: Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.’Dan apabila ia keluar, hendaklah ia mengucapkan: ‘Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu (HR. Muslim 1685).
Hadis ini menjelaskan bahwa hadis ini mengajarkan adab penting ketika seorang Muslim masuk dan keluar dari masjid. Rasulullah SAW mengarahkan umatnya untuk membaca doa khusus saat memasuki masjid: “Allahumma iftah li abwāba rahmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu). Doa ini mencerminkan harapan seorang hamba agar mendapatkan rahmat Allah di tempat yang mulia itu, karena masjid adalah rumah Allah dan pusat ibadah umat Islam.