عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ إِلَى الصَّلاَةِ فَقَالَ اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِحَقِّ السَّائِلِينَ عَلَيْكَ وَأَسْأَلُكَ بِحَقِّ مَمْشَاىَ هَذَا فَإِنِّى لَمْ أَخْرُجْ أَشَرًا وَلاَ بَطَرًا وَلاَ رِيَاءً وَلاَ سُمْعَةً وَخَرَجْتُ اتِّقَاءَ سُخْطِكَ وَابْتِغَاءَ مَرْضَاتِكَ فَأَسْأَلُكَ أَنْ تُعِيذَنِى مِنَ النَّارِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِى ذُنُوبِى إِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ – أَقْبَلَ اللَّهُ عَلَيْهِ بِوَجْهِهِ وَاسْتَغْفَرَ لَهُ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ ( روه ابن مجه ٨٢٧ )
Hadis dari abu Sa’id al-Khudri berkata ia: bersabda Rasulullah SAW : barang siapa keluar dari rumahnya menuju shalat, lalu ia berkata: Allahumma inni as-aluka biḥaqqis-sā’ilīna ‘alaika, wa as-aluka biḥaqqi mamshāya hādhā, fa innī lam akhruj ashiran wa lā batharan wa lā riā’an wa lā sum‘ah, wa kharajtu ittikā’a sakhatika wabtighā’a marḍātika, fa as-aluka an tu‘īdzanī min an-nār, wa an taghfira lī dhunūbī, innahu lā yaghfiru dh-dhunūba illā anta. (Maka) Allah akan menyambutnya dengan wajah-Nya dan tujuh puluh ribu malaikat akan memohonkan ampunan untuknya
(HR Ibnu majah no 827)
Hadis ini mengajarkan doa yang dibaca ketika seseorang keluar rumah untuk pergi ke masjid, khususnya untuk shalat. Dalam doa ini, seseorang memohon kepada Allah dengan menyebutkan beberapa hal, seperti memohon dengan hak para pemohon kepada-Nya dan dengan hak langkah kaki yang menuju masjid. Selain itu, doa ini mengingatkan agar seseorang tidak keluar untuk riya’, pamer, atau kebanggaan diri, melainkan semata-mata untuk mencari keridhaan Allah. Seseorang juga memohon perlindungan dari api neraka dan agar dosa-dosanya diampuni. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa jika doa ini dibaca dengan ikhlas, maka Allah akan menyambutnya dengan wajah-Nya yang penuh kasih sayang, dan 70.000 malaikat akan memohonkan ampunan untuknya. Doa ini mengajarkan pentingnya keikhlasan dalam beramal dan memohon perlindungan serta ampunan dari Allah.