عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ: سَمِعْتُ جُنْدُبَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَلَّى ٱلصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ، فَلَا يَطْلُبَنَّكُمُ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ، فَيُدْرِكُهُ فَيَكْبِهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ ( روه البخاري ٥٩٧)
Hadis dari Anas bin Sirin, ia berkata: saya mendengar Jundub bin Abdullah berkata, Rasulullah saw bersabda: barang siapa yang shalat Subuh, maka ia berada dalam perlindungan Allah, maka janganlah seseorang berusaha menariknya dari perlindungan Allah dengan sesuatu, karena jika Allah menarik perlindungannya, ia akan dilemparkan ke dalam api neraka (HR. Bukhari 597)
Hadis ini mengandung keutamaan besar bagi orang yang melaksanakan shalat Subuh secara tepat waktu. Rasulullah saw menjelaskan bahwa barang siapa yang shalat Subuh, ia berada dalam perlindungan Allah. Perlindungan ini merupakan janjinya untuk menjaga keselamatan orang tersebut dari azab yang akan datang. Rasulullah saw memberikan peringatan bahwa orang yang berada dalam perlindungan Allah tidak boleh dipengaruhi atau diganggu oleh hal-hal yang bisa mengurangi keberkahannya. Jika seseorang yang sudah berada dalam perlindungan Allah kemudian melanggar hak-haknya, Allah akan menarik perlindungannya, dan akibatnya, ia akan terjerumus dalam neraka. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sholat Subuh dan pentingnya menjaga kewajiban ini dengan sepenuh hati, betapa besar manfaat dari melaksanakan shalat Subuh, yang tidak hanya memberikan perlindungan duniawi, tetapi juga perlindungan dari azab akhirat. Ini menjadi dorongan bagi kita untuk mengutamakan shalat Subuh dan melaksanakannya tepat waktu, karena dengan demikian kita berada di bawah perlindungan Allah.