عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ، فَإِذَا قُضِيَ النِّدَاءُ أَقْبَلَ، حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ، حَتَّى إِذَا قُضِيَ التَّثْوِيبُ أَقْبَلَ، حَتَّى يَخْطُرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ: ٱذْكُرْ كَذَا، ٱذْكُرْ كَذَا، لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ، حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى ( روه البخاري ٥٨٣)
Hadis dari abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah saw bersabda: apabila azan dikumandangkan, maka setan lari dengan membawa kentut, hingga ia tidak mendengar suara azan. Setelah azan selesai, ia datang kembali. Kemudian ketika iqamah dikumandangkan, setan lari lagi hingga ia tidak mendengar suara iqamah. Setelah itu, ia kembali lagi dan berusaha mengganggu seseorang dalam shalatnya dengan berbisik, ‘Ingatlah ini, ingatlah itu,’ sehingga seseorang tidak tahu berapa rakaat ia telah lakukan.(HR. Bukhari : 583)
Hadis ini menjelaskan tentang gangguan yang dilakukan oleh setan saat seseorang sedang melaksanakan shalat. Rasulullah saw menggambarkan bahwa ketika azan dikumandangkan, setan akan menjauh dan berusaha untuk tidak mendengar suara azan, karena azan adalah panggilan untuk beribadah kepada Allah. Namun, setelah azan selesai, setan akan kembali dan mulai mengganggu fokus orang yang sedang melaksanakan shalat. Gangguan ini akan berlanjut ketika iqamah dikumandangkan, di mana setan akan lagi menjauh dan kemudian kembali untuk menggoda dan berbisik dalam hati orang yang sedang shalat. Ia akan berusaha mengingatkan hal-hal yang tidak penting, sehingga membuat orang tersebut lupa jumlah rakaat yang telah dikerjakan atau bahkan membuatnya merasa ragu dalam shalatnya. Terutama shalat, yang merupakan ibadah yang paling utama dalam Islam. Maka, kita harus berusaha menjaga konsentrasi dan kekhusyukan dalam shalat, dengan memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan setan, serta berusaha untuk memahami makna setiap gerakan dan bacaan dalam shalat agar bisa khusyuk dan terhindar dari gangguan setan.