Hadis 14


عَنْ أَبِى أُمَامَةَ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِرُ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ ( روه الترمزي ٣٨٣٨)

Hadis dari abu Umamah, ia berkata: ada yang bertanya, wahai Rasulullah SAW, doa manakah yang paling didengar? Rasulullah menjawab, Pada sepertiga malam yang terakhir dan setelah shalat-shalat fardhu.(HR. Tirmidzi : 3838)

Hadis ini mengajarkan kita tentang dua waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa, yaitu sepertiga malam terakhir dan setelah shalat fardhu. Rasulullah menjelaskan bahwa waktu-waktu tersebut adalah saat yang paling mustajab, yaitu waktu di mana doa-doa seorang hamba lebih mudah dikabulkan oleh Allah. Pada sepertiga malam terakhir, Allah turun ke langit dunia dan mendekatkan diri-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang berdoa, memohon ampunan, dan meminta apa yang mereka butuhkan. Selain itu, setelah shalat fardhu, terutama setelah shalat wajib lima waktu, adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa karena merupakan saat setelah melaksanakan kewajiban ibadah yang sangat penting. Dengan berdoa pada kedua waktu tersebut, seorang Muslim menunjukkan ketergantungannya kepada Allah dan usaha untuk memperbaiki hubungannya dengan-Nya. Hadits ini mengingatkan kita untuk memanfaatkan waktu-waktu istimewa ini untuk berdoa dan meminta kebaikan dunia dan akhirat.