Hadis 9


عَنْ عَبْدِ ٱللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ ٱللَّهِ صَلَّى ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ ٱلْعَمَلِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: ٱلصَّلَاةُ لِوَقْتِهَا». قَالَ: قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: بِرُّ ٱلْوَالِدَيْنِ». قَالَ: قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: ٱلْجِهَادُ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ». فَمَا تَرَكْتُ أَسْتَزِيدُهُ إِلَّا إِرْعَاءً عَلَيْهِ  (روه مسلم : ١٣٧)

Hadis dari Abdullah bin Mas’ud, ia berkata: aku bertanya kepada Rasulullah SAW, amalan apakah yang paling utama? Rasulullah menjawab, shalat pada waktunya, aku bertanya lagi, lalu apa lagi? Rasulullah menjawab, berbakti kepada orang tua, aku bertanya lagi, lalu apa lagi? Rasulullah menjawab, Jihad di jalan Allah, aku terus bertanya dan tidak berhenti meminta penjelasan, namun Rasulullah hanya mengulang jawaban yang sama (HR. Muslim : 137)

Hadis ini menjelaskan tiga amalan yang dianggap terbaik menurut Rasulullah, ketika Abdullah bin Mas’ud bertanya kepada Rasulullah mengenai amalan yang paling utama, Rasulullah menjawab bahwa shalat tepat waktu adalah yang pertama, menunjukkan pentingnya menjaga shalat dengan kesungguhan dan ketepatan waktu, kemudian beliau menyebutkan berbakti kepada orang tua sebagai amalan kedua yang sangat utama, yang mengajarkan kita untuk selalu menghormati dan menyayangi orang tua sebagai bagian dari ibadah yang sangat dihargai di sisi Allah, ketiga, Rasulullah menyebutkan jihad di jalan Allah, yang berarti berjuang untuk menegakkan agama Allah, baik dalam bentuk fisik seperti perang untuk membela agama, atau dalam bentuk lainnya seperti berjuang melawan kemungkaran dan menyebarkan kebaikan, hadits ini menekankan bahwa ketiga amalan ini adalah yang paling utama dalam kehidupan seorang muslim, dengan shalat berbakti kepada orang tua, dan jihad sebagai pilar utama yang membawa keberkahan dunia dan akhirat.