فَقَالَ عُبَادَةُ كَذَبَ أَبُو مُحَمَّدٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ خَمْسُ صَلَوَاتٍ كَتَبَهُنَّ اللَّهُ عَلَى الْعِبَادِ فَمَنْ جَاءَ بِهِنَّ لَمْ يُضَيِّعْ مِنْهُنَّ شَيْئًا اسْتِخْفَافًا بِحَقِّهِنَّ كَانَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ أَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَمْ يَأْتِ بِهِنَّ فَلَيْسَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ إِنْ شَاءَ عَذَّبَهُ وَإِنْ شَاءَ أَدْخَلَهُ الْجَنَّةَ( روه ابو دود ١٤٢٠
Hadis dari ibnu Abbas, ia berkata: abu Muhammad telah berdusta. Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: lima shalat yang diwajibkan Allah atas hamba-hamba-Nya, siapa yang menunaikannya tanpa mengabaikan sedikit pun dari hak-haknya, maka dia akan mendapatkan janji dari Allah untuk dimasukkan ke dalam surga, tetapi siapa yang tidak melaksanakan shalat-shalat tersebut, maka tidak ada janji bagi dia dari Allah, jika Allah menghendaki, dia akan menyiksanya, dan jika dia menghendaki, dia akan memasukkannya ke dalam surga (HR. Abu Dawud :1420)
Hadis ini menjelaskan bahwa lima shalat wajib yang diperintahkan oleh Allah kepada umat Islam adalah kewajiban yang harus dijaga dengan baik, Rasulullah menegaskan bahwa siapa pun yang menjaga dan melaksanakan shalat lima waktu dengan tepat, tanpa mengabaikan hak-haknya dan tanpa meremehkan waktunya, maka ia akan mendapatkan janji Allah untuk dimasukkan ke dalam surga, namun bagi mereka yang tidak menunaikan shalat lima waktu, tidak ada jaminan dari Allah, Allah berhak untuk menghukum atau mengampuni mereka sesuai dengan kehendak-Nya, ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kewajiban shalat, karena shalat adalah kunci utama untuk mendapatkan keselamatan di akhirat dan masuk surga, hadis ini juga mengingatkan kita agar tidak menganggap enteng ibadah shalat, karena ia adalah amalan yang sangat diperhatikan oleh Allah dan memiliki akibat yang besar bagi kehidupan akhirat seseorang.