Hadis 3


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ ٱللَّهِ صَلَّى ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:  أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهْرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا، مَا تَقُولُ: ذَلِكَ يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ؟» قَالُوا: لَا يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا. قَالَ: فَذَلِكَ مَثَلُ ٱلصَّلَوَاتِ ٱلْخَمْسِ، يَمْحُو ٱللَّهُ بِهَا ٱلْخَطَايَا (روه البخار: ٥٠٥)

hadis dari abu Hurairah RA, bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: bagaimana menurut kalian seandainya di depan pintu rumah salah seorang dari kalian ada sebuah sungai, lalu ia mandi di dalamnya lima kali setiap hari, apakah masih akan ada     kotoran (daki) yang tersisa padanya? Para sahabat menjawab: tidak akan tersisa sedikit pun dari kotorannya, lalu Nabi bersabda: demikianlah perumpamaan shalat  lima waktu Allah menghapus dosa-dosa (HR. Bukhari : 505)

 

Hadis ini menggambarkan keutamaan sholat lima waktu Rasulullah SAW menjelaskan bahwa sebagaimana seseorang yang mandi lima kali sehari di sungai tidak akan menyisakan sedikit pun kotoran di tubuhnya, demikian pula seseorang yang menunaikan sholat lima waktu akan dibersihkan oleh Allah dari dosa-dosa kecilnya, ini menunjukkan bahwa sholat adalah sarana pembersih jiwa, yang menyucikan hati dan ruh dari noda-noda maksiat yang dilakukan sehari-hari, Allah menjadikan sholat sebagai bentuk kasih sayang dan rahmat-Nya kepada hamba, agar setiap muslim memiliki kesempatan berulang kali dalam sehari untuk kembali kepada-Nya dan memperbaiki diri, dengan menjaga sholat, seorang mukmin akan lebih terpelihara dari keburukan dan hatinya akan tetap bersih, ini menunjukkan bahwa sholat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan ruhani yang menjaga kesucian hati dan memperkuat hubungan dengan Allah, keutamaan ini mengajarkan bahwa sholat adalah kunci keselamatan dan pembersih paling ampuh dalam kehidupan seorang muslim.