عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ, عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَصُومُ الْمَرْأَةُ وَبَعْلُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ. (البخاري : ٤٧٩٣)
dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Janganlah seorang wanita berpuasa padahal suaminya sedang ada, kecuali dengan seizinnya.” (HR.al-Bukhari : 4793)