Hadis 08 : Keutamaan Puasa


 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصِّيَامُ جُنَّةٌ. (مسلم : ١٩٤٣)

dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Puasa adalah perisai (yang akan melindungi seseorang dari api neraka).” (HR. Muslim : 1943)

Puasa membantu seseorang untuk menahan diri dari hawa nafsu, mengendalikan emosi, serta menjauhkan diri dari perbuatan maksiat seperti berkata dusta, bergunjing, dan tindakan tercela lainnya. Sedangkan dalam konteks akhirat, puasa menjadi pelindung dari api neraka, karena puasa mendidik jiwa untuk lebih bertakwa kepada Allah dan menguatkan keimanan. Oleh karena itu, puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan latihan spiritual untuk membentuk pribadi yang sabar, disiplin, dan bertanggung jawab atas perbuatan. Hadis ini menekankan bahwa hakikat puasa adalah menjadi sarana pembenteng diri dari dosa dan jalan menuju keselamatan.