عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ قَالَتِ الْيَهُودُ لِعُمَرَ إِنَّكُمْ تَقْرَءُونَ آيَةً لَوْ نَزَلَتْ فِينَا لاَتَّخَذْنَاهَا عِيدًا . فَقَالَ عُمَرُ إِنِّى لأَعْلَمُ حَيْثُ أُنْزِلَتْ ، وَأَيْنَ أُنْزِلَتْ ، وَأَيْنَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – حِينَ أُنْزِلَتْ يَوْمَ عَرَفَةَ ، وَإِنَّا وَاللَّهِ بِعَرَفَةَ – قَالَ سُفْيَانُ وَأَشُكُّ كَانَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَمْ لاَ – ( الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ ) . أطرافه 45 ، 4407 ، 7268 – تحفة 10468
Artinya: Dari Tariq bin Syihab, bahwa orang-orang Yahudi berkata kepada Umar, “Kamu membaca sebuah ayat, jika diturunkan kepada kami, niscaya kami akan menganggapnya sebagai hari raya.” Umar berkata: “Aku mengetahui di mana diturunkannya, di mana diturunkannya, dan di mana Rasulullah SAW berada ketika diturunkan pada hari Arafah. Demi Allah, kami berada di Arafah” (Sufyan berkata, dan aku ragu apakah itu hari Jumat atau tidak) “hari ini telah aku sempurnakan agamamu untukmu.” Anggota badan 45, 4407, 7268 – Mahakarya 10468.
Hadis ini menjelaskan tentang kapan wahyu terakhir diturunkan.
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ – رضى الله عنهما – قَالَ أَقْبَلَتْ عِيرٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَنَحْنُ مَعَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَثَارَ النَّاسُ إِلاَّ اثْنَا عَشَرَ رَجُلاً فَأَنْزَلَ اللَّهُ ( وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا ) . أطرافه 936 ، 2058 ، 2064 – تحفة 2239 ، 2292
Artinya: Dari Jabir bin Abdullah RA, ia berkata: Suatu kafilah datang pada hari Jumat, saat kami sedang bersama Nabi SAW, maka orang-orang menjadi marah, kecuali dua belas orang laki-laki. Kemudian Allah menurunkan wahyu: (Dan apabila mereka melihat suatu transaksi atau hiburan, mereka pun berbondong-bondong kepadanya). Ujung-ujungnya: 936, 2058, 2064 – Mahakarya: 2239, 2292.