عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « الْغُسْلُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ » . أطرافه 879 ، 880 ، 895 ، 2665 – تحفة 4161
Artinya: Dari Abu Sa’id al-Khudri: Nabi SAW bersabda: “Mandi pada hari Jumat wajib bagi setiap orang yang baligh.” Anggota tubuhnya: 879, 880, 895, 2665 – Mahakarya: 4161.
Jadi hadis ini menekankan kepada kita yang baligh untuk mandi pada hari Jum’at terutama sebelum shalat Jum’at,
عَنِ ابْنِ عُمَرَ – رضى الله عنهما – أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ بَيْنَمَا هُوَ قَائِمٌ فِى الْخُطْبَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِذْ دَخَلَ رَجُلٌ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ الأَوَّينَ مِنْلِ أَصْحَابِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَنَادَاهُ عُمَرُ أَيَّةُ سَاعَةٍ هَذِهِ قَالَ إِنِّى شُغِلْتُ فَلَمْ أَنْقَلِبْ إِلَى أَهْلِى حَتَّى سَمِعْتُ التَّأْذِينَ ، فَلَمْ أَزِدْ أَنْ تَوَضَّأْتُ . فَقَالَ وَالْوُضُوءُ أَيْضًا وَقَدْ عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَأْمُرُ بِالْغُسْلِ . طرفه 882 – تحفة 10519 –
Artinya:Dari Ibnu Umar RA, bahwa ketika Umar bin Khattab sedang menyampaikan khutbah pada hari Jumat, datanglah seorang laki-laki dari kalangan muhajirin terdahulu, dari para sahabat Nabi saw. Umar memanggilnya, “Jam berapa sekarang?” Ia berkata: Aku sedang sibuk dan tidak kembali kepada keluargaku hingga aku mendengar adzan, dan aku tidak melakukan apa pun kecuali berwudhu. Dia berkata: Dan juga wudhu, dan kamu tahu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan Mandi. Tarfa 882 – Tuhafah 10519.
Pada hadis ini terdapat seorang laki-laki dari muhajirin yang disuruh oleh Ibnu Umar untuk berwudhu dan mandi sebelum sholat Jum’at.
قَالَ أَشْهَدُ عَلَى أَبِى سَعِيدٍ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « الْغُسْلُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ ، وَأَنْ يَسْتَنَّ وَأَنْ يَمَسَّ طِيبًا إِنْ وَجَدَ » . قَالَ عَمْرٌو أَمَّا الْغُسْلُ فَأَشْهَدُ أَنَّهُ وَاجِبٌ ، وَأَمَّا الاِسْتِنَانُ وَالطِّيبُ فَاللَّهُ أَعْلَمُ أَوَاجِبٌ هُوَ أَمْ لاَ ، وَلَكِنْ هَكَذَا فِى الْحَدِيثِ . قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ هُوَ أَخُو مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ وَلَمْ يُسَمَّ أَبُو بَكْرٍ هَذَا . رَوَاهُ عَنْهُ بُكَيْرُ بْنُ الأَشَجِّ وَسَعِيدُ بْنُ أَبِى هِلاَلٍ وَعِدَّةٌ . وَكَانَ مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ يُكْنَى بِأَبِى بَكْرٍ وَأَبِى عَبْدِ اللَّهِ . أطرافه 858 ، 879 ، 895 ، 2665 – تحفة 4267
Artinya:Katanya: Aku bersaksi dari Abu Sa’id, katanya: Aku bersaksi dari Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, yang bersabda: “Mandi pada hari Jumat wajib bagi setiap orang dewasa, dan menggunakan siwak (tusuk gigi yang bersih dan higienis) dan memakai wewangian jika ada.” Amr berkata: Adapun mandi sunat, maka aku bersaksi bahwa itu hukumnya wajib. Adapun memakai tusuk gigi dan minyak wangi, maka Allah-lah yang lebih mengetahui, apakah keduanya wajib atau tidak, akan tetapi demikianlah yang disebutkan dalam hadits. Abu Abdullah berkata: Dia adalah saudara Muhammad bin al-Munkadir, akan tetapi dia tidak menamainya Abu Bakar. Diriwayatkan atas otoritasnya oleh Bukayr bin al-Ashja, Saeed bin Abi Hilal, dan beberapa lainnya. Muhammad ibn al-Munkadir dipanggil Abu Bakar dan Abu Abdullah. Anggota tubuhnya berjumlah 858, 879, 895, 2665 – Masterpiece 4267.
Hadis ini mewajibkan kita untuk mandi sebelum hari Jum’at dan disunnahkan untuk bersiwak dan memakai parfum.