Kemuliaan Wukuf di Arafah


عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ » (رواه المسلم: ۳۳٥٤)

Artinya: hadis dari Ibn al-Musayyab, ia berkata: Aisyah RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari Arafah. Sesungguhnya Allah mendekat dan membanggakan mereka (para jamaah haji) di hadapan para malaikat seraya berkata: apa yang mereka inginkan ini?. (HR. Muslim: 3354)

Hadis ini menjelaskan keutamaan hari Arafah bahwa tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan hamba-Nya dari neraka melebihi hari Arafah. Lebih lanjut, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pada hari tersebut, Allah mendekat kepada para hamba-Nya yang sedang wukuf di Arafah, kemudian Dia membanggakan mereka di hadapan para malaikat seraya berfirman, “Apa yang diinginkan oleh mereka ini?” Kandungan utama dari hadis ini adalah penegasan akan keagungan dan kemuliaan hari Arafah, di mana rahmat dan ampunan Allah sangat luas, sehingga banyak hamba-Nya yang dibebaskan dari azab neraka. Selain itu, hadis ini menunjukkan keutamaan dan kedudukan tinggi para jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah, di mana Allah sendiri membanggakan mereka di hadapan para malaikat.