Keutamaan Dzikir Saat Keluar Rumah untuk Perlindungan dan Tawakal


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ قَالَ « بِسْمِ اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ التُّكْلاَنُ عَلَى اللَّهِ »)رواه ابن ماجه:٤٠١٨)

Artinya:Dari Abu Hurairah r.a, bahwa Nabi SAW apabila keluar dari rumahnya, beliau mengucapkan:”Bismillah, laa hawla wa laa quwwata illa billah, at-tuklanu ‘ala Allah.”Artinya:“Dengan nama Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, hanya kepada Allah aku berserah diri.” (H.R Ibnu Majah:4018)

Hadis ini menjelaskan tentang keutamaan dzikir yang dibaca saat keluar rumah sebagai bentuk tawakal dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berdzikir dengan mengucapkan “Bismillah, laa hawla wa laa quwwata illa billah, at-tuklanu ‘ala Allah” (Dengan nama Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, hanya kepada Allah aku berserah diri) setiap kali keluar rumah. Dzikir ini mencerminkan pengakuan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, baik itu usaha maupun hasilnya, hanya dengan izin dan pertolongan Allah.