Hadis Ke-3


 حَدَّثَنِى شَدَّادُ بْنُ أَوْسٍ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – «سَيِّدُ الاِسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِى ، اغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ » . قَالَ « وَمَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِىَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهْوَ مُوقِنٌ بِهَا ، فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهْوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ »(رواه البخري: ٦٣٠٦)

Artinya: Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Saw, beliau bersabda:”Penghulu istighfar adalah engkau mengucapkan: ‘Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.’ “Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya di malam hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.” (H.R Al Bukhari: 6306)

 

Hadis ini menjelaskan tentang keutamaan dan keistimewaan Sayyidul Istighfar (penghulu istighfar), yaitu doa permohonan ampun yang paling utama dan paling sempurna. Doa ini mengandung pengakuan seorang hamba terhadap keesaan Allah, penciptaan-Nya, nikmat-Nya, serta pengakuan akan dosa-dosa yang diperbuat, disertai harapan besar atas ampunan-Nya. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa saja yang membaca doa ini di siang hari dengan keyakinan, lalu wafat sebelum sore, atau membacanya di malam hari lalu wafat sebelum pagi, maka ia akan dijamin masuk surga. Hal ini menunjukkan betapa besarnya nilai istighfar yang tulus di sisi Allah.