عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ قَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى كَنْزٍ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ ». قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ « لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ ».(رواه ابن ماجه:٣٩٥٧)
Artinya:Dari Abu Dzar r.a, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadaku: “Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu harta terpendam dari perbendaharaan surga?”Aku menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah.”Beliau bersabda:”Laa hawla wa laa quwwata illa billah”(Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). (H.R Ibnu Majah:3957)
Hadis ini menjelaskan tentang keutamaan dzikir “Laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah), yang disebut oleh Rasulullah SAW sebagai salah satu harta terpendam dari perbendaharaan surga. Rasulullah SAW menawarkan dzikir ini sebagai sebuah amalan yang sangat berharga, yang memberikan manfaat besar bagi umatnya. Dengan mengucapkan dzikir ini, seorang Muslim mengakui bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, baik itu berupa kekuatan, kemampuan, maupun hasil dari usaha kita, semua adalah atas kehendak dan pertolongan Allah.