عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- «مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ وَإِذَا أَمْسَى كَذَلِكَ لَمْ يُوَافِ أَحَدٌ مِنَ الْخَلاَئِقِ بِمِثْلِ مَا وَافَى »..(رواه ابو داود:٥٠٩٣)
Artinya:Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata: Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan di waktu pagi ‘Subhanallahi al-‘Azim wa bihamdih’ (Maha Suci Allah Yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya) sebanyak seratus kali, dan di waktu sore juga demikian, maka tidak ada seorang pun dari makhluk yang dapat menyamai apa yang dia lakukan.”(H.R Abu Daud:5093)
Hadis ini menjelaskan tentang keutamaan dzikir di waktu pagi dan sore, di mana Rasulullah saw. menganjurkan untuk mengucapkan kalimat “Subhanallahi al-‘Azim wa bihamdih” sebanyak seratus kali pada kedua waktu tersebut. Dengan amalan ini, seseorang akan mendapatkan pahala yang luar biasa, di mana tidak ada makhluk lain yang dapat menyamai amalannya. Dzikir pagi dan sore ini menjadi cara untuk mengingat Allah, mendekatkan diri kepada-Nya, serta memperoleh keberkahan dan perlindungan sepanjang hari.