عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ إِذَا أَصْبَحَ « اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ ». وَإِذَا أَمْسَى قَالَ « اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ »..(رواه ابو داود:٥٠٧٠)
Artinya:Dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ, bahwa beliau biasa mengucapkan ketika memasuki waktu pagi:“Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan-Mu kami hidup, dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali (bangkit).”Dan ketika memasuki waktu petang, beliau mengucapkan:“Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan-Mu kami hidup, dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali (bangkit).”(H.R Abu Daud:5070)
Hadis ini menjelaskan tentang doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika memasuki waktu pagi dan petang. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memulai hari dan menutup hari dengan doa yang penuh kesadaran akan ketergantungan kita kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan. Pada waktu pagi, beliau mengucapkan: “Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan-Mu kami hidup, dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali (bangkit).” Doa ini mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, mulai dari kehidupan hingga kematian, adalah dalam kekuasaan Allah. Kita memohon agar Allah memberikan perlindungan dan keberkahan dalam setiap waktu yang kita lalui. Begitu pula, ketika memasuki waktu petang, beliau mengucapkan: “Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan-Mu kami hidup, dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali (bangkit).” Doa ini menunjukkan bahwa waktu petang juga dimulai dengan kesadaran akan keberadaan Allah sebagai sumber hidup dan kematian serta sebagai tempat kembali kita pada akhirnya. Doa-doa ini mengajarkan kita untuk senantiasa mengingat Allah dalam setiap pergantian waktu, sebagai tanda rasa syukur dan pengakuan atas ketergantungan kita kepada-Nya.