DOA TERTIMPA MUSIBAH


أخبرنا أَبُو مُصْعَبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ أنه قال: دخل أبو سلمة بن عبد الأسد على أم سلمة زوج النبي صلى الله عليه وسلم، فقال لها: لقد سمعت من رسول الله صلى الله عليه وسلم كلامًا، لهو أحب إلي من حمر النعم قالت: وما هو؟ قال: سمعته وهو يقول: مَنْ أَصَيبَ بمُصِيبَةٍ، فَقَالَ كَمَا أَمَرَ اللَّهُ: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ ‌رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أجرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَعْقِبْنِي خَيْرًا مِنْهَا: فَعَلَ اللَّهُ ذَلِكَ بِهِ، قَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ: فَلَمَّا تُوُفِّيَ أَبُو سَلَمَةَ، قُلْتُه، ثُمَّ قُلْتُ: وَمَنْ مثل أَبِي سَلَمَةَ؟ فَأَعْقَبَهَا اللَّهُ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم، فَتَزَوَّجَهَا.

Telah mengabarkan kepada kami Abu Mush‘ab, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Malik, dari Rabi‘ah bin Abi Abdirrahman, bahwa ia berkata: Abu Salamah bin Abdi al-Asad masuk menemui Ummu Salamah, istri Nabi ﷺ. Lalu ia berkata kepadanya:

“Sungguh aku telah mendengar dari Rasulullah ﷺ sebuah ucapan yang lebih aku cintai daripada unta merah.”

Ummu Salamah berkata:

“Apa itu?”

Ia berkata:

“Aku mendengar beliau bersabda: Barang siapa ditimpa musibah, kemudian ia mengucapkan sebagaimana yang diperintahkan Allah: Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un, Allahumma ajirni fi musibati, wa a‘qibni khairan minha (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku dan gantikanlah bagiku yang lebih baik darinya), maka Allah benar-benar akan memberinya hal itu.”

Ummu Salamah berkata:

“Ketika Abu Salamah wafat, aku pun mengucapkannya. Lalu aku berkata: ‘Siapa yang lebih baik daripada Abu Salamah?’ Maka Allah menggantikannya dengan Rasulullah ﷺ, lalu beliau menikahiku.”

HR. Imam Malik