Hadis 40 Doa cahaya dan petunjuk di setiap arah


عَنْ عَلِىٍّ رضى الله عنه أَنَّ مُكَاتَبًا جَاءَهُ فَقَالَ إِنِّى قَدْ عَجَزْتُ عَنْ كِتَابَتِى فَأَعِنِّى. قَالَ أَلاَ أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ عَلَّمَنِيهِنَّ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَوْ كَانَ عَلَيْكَ مِثْلُ جَبَلِ صِيرٍ دَيْنًا أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْكَ قَالَ قُلِ اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ (رواه الترمذي: ٣٩١١)

قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ

Hadis dari Ali, bahwa seorang mukatab (budak yang sedang melunasi tebusannya untuk merdeka) datang kepadanya dan berkata: sesungguhnya aku telah lemah (tidak mampu) melunasi pembayaran penebusanku, maka bantulah aku, Ali berkata: maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang diajarkan Rasulullah kepadaku? Jika engkau memiliki utang sebesar Gunung Shir (gunung besar di Yaman), niscaya Allah akan melunasinya darimu, kemudian beliau mengajarkan doa: ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu agar tidak tergantung pada yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu agar tidak bergantung kepada selain-Mu (HR al-Tirmidzi: 3911)

 

Abu isa berkata: ini adalah hadis hasan gharib

Hadis ini mengajarkan doa agung yang diajarkan oleh Rasulullah kepada Sayyidina Ali, dan diteruskan kepada seorang mukatab yang kesulitan membayar utangnya. Doa ini mencerminkan harapan seorang hamba untuk mencukupkan diri dengan rezeki yang halal dan menghindari ketergantungan terhadap sumber yang haram. Ia juga mencerminkan kerendahan hati dan pengakuan bahwa hanya Allah yang bisa memberi kecukupan dan kekayaan sejati, bukan makhluk lain. Ungkapan “meski engkau berutang sebesar Gunung Shir” menunjukkan keluasan pertolongan Allah terhadap siapa pun yang berdoa dan bergantung hanya kepada-Nya.