Hadis 37 Permintaan cahaya dalam do’a Rasulullah


أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ دُعَاءٌ حَفِظْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ أَدَعُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى أُعْظِمُ شُكْرَكَ وَأُكْثِرُ ذِكْرَكَ وَأَتَّبِعُ نَصِيحَتَكَ وَأَحْفَظُ وَصِيَّتَكَ. هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ. (رواه الترمذي: ٣٩٥٦)

Hadis dari Abu Hurairah, ia berkata: doa yang saya hafalkan dari Rasulullah, yang tidak akan saya tinggalkan: ya Allah, jadikanlah aku orang yang paling besar dalam mensyukuri-Mu, dan banyak berdzikir kepada-Mu, serta mengikuti nasihat-Mu dan menjaga wasiat-Mu (HR al-Tirmidzi: 3956)

 

Hadis ini menjelaskan doa yang sangat berharga yang diajarkan oleh Rasulullah kepada Abu Hurairah. Dalam doa ini, seorang Muslim memohon kepada Allah agar diberi kemampuan untuk lebih banyak bersyukur, mengingat Allah (berdzikir), mengikuti petunjuk-Nya (nasihat-Nya), dan menjaga amanah serta wasiat-Nya. Doa ini mengandung permohonan agar hati seorang Muslim selalu berada dalam kondisi penuh syukur, terjaga dalam ingatannya kepada Allah, serta memiliki komitmen yang kuat untuk mengikuti nasihat-Nya dalam segala hal yang berkaitan dengan kehidupan dunia dan akhirat.