Hadis 25 Doa rukuk dan sujud dalam shalat Nabi


عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم « يَا فُلاَنُ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَقُلِ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِى إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِى إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِى إِلَيْكَ ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِى إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِى أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِى أَرْسَلْتَ . فَإِنَّكَ إِنْ مُتَّ فِى لَيْلَتِكَ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ ، وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصَبْتَ أَجْرًا. (رواه البخاري: ٧٤٨٨)

Hadis dari Al-Bara’ bin ‘Azib. Rasulullah bersabda: wahai Fulan, apabila engkau hendak tidur di pembaringanmu, maka ucapkanlah: ya Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku pasrahkan urusanku kepada-Mu, dan aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena harap dan takut kepada-Mu, tidak ada tempat perlindungan dan keselamatan dari (siksa)-Mu kecuali kepada-Mu, aku beriman kepada kitab-Mu yang Engkau turunkan, dan kepada nabi-Mu yang Engkau utus,  jika engkau mati pada malam itu, maka engkau mati di atas fitrah (agama yang lurus), dan jika engkau bangun di pagi hari, maka engkau akan memperoleh pahala (HARI al-Bukhari: 7388)

 

Hadis ini menjelaskan doa sebelum tidur yang mencerminkan penyerahan total seorang hamba kepada Allah. Rasulullah SAW mengajarkan agar kita: Menyerahkan jiwa dan urusan kepada Allah. Mengakui bahwa hanya kepada Allah tempat bergantung dan berlindung. Mengungkapkan iman kepada Al-Qur’an dan kenabian Muhammad SAW. Hadis ini juga menunjukkan pentingnya husnuzhan (berprasangka baik) kepada Allah ketika tidur dengan berdoa demikian, seseorang dipandang sebagai mati dalam keadaan fitrah (Islam) jika ia wafat di malam itu, dan jika ia bangun, maka Allah akan memberinya pahala atas niat dan zikirnya. Doa ini merupakan bentuk tawakal, iman, dan ibadah hati yang sangat kuat sebelum tidur.