عَنْ عَلِىٍّ رَحِمَهُ اللَّهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ عِنْدَ مَضْجَعِهِ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِوَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّةِ مِنْ شَرِّ مَا أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ اللَّهُمَّ أَنْتَ تَكْشِفُ الْمَغْرَمَ وَالْمَأْثَمَ اللَّهُمَّ لاَ يُهْزَمُ جُنْدُكَ وَلاَ يُخْلَفُ وَعْدُكَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ . (رواه أبو داود: ٥٠٥٤)
Hadis dari Ali bin Abi Talib, semoga Allah memberinya rahmat, bahwa Rasulullah SAW biasa berkata ketika hendak tidur, ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan wajah-Mu yang mulia dan dengan kata-kata-Mu yang sempurna dari kejahatan apa saja yang Engkau kuasai, ya Allah, Engkau yang menghilangkan beban dan dosa. Ya Allah, pasukan-Mu tidak terkalahkan, janji-Mu tidak akan pernah gagal, dan tidak ada manfaat bagi orang yang bersikeras (dalam kekuasaannya) kecuali kekuasaan-Mu. Maha Suci Engkau dan segala puji bagi-Mu (HR Abu Daud: 5054)
Hadis ini menjelaskan Doa do’a yang terkandung dalam makna perlindungan yang sangat mendalam, di mana Rasulullah SAw memohon perlindungan kepada Allah dari segala bentuk kejahatan dengan menyebutkan sifat-sifat Allah yang mulia. Doa ini dimulai dengan berlindung kepada wajah Allah yang mulia dan kata-kata-Nya yang sempurna, yang mencakup seluruh kekuasaan-Nya dan segala kebesaran-Nya. Kemudian, Rasulullah SAW juga memohon perlindungan dari segala beban dan dosa, serta memohon agar Allah menjaga umat-Nya dari segala bentuk kejahatan yang bisa datang dari segala arah.