Hadis 11 Doa perlindungan dari azab dan fitnah akhir zaman


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ (رواه مسلم: ١٣١١)

Hadis dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW biasa berdoa: allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābil-qabr, wa min ‘adzābin-nār, wa min fitnatil-maḥyā wal-mamāt, wa min fitnatil-Masīḥid-Dajjāl, Artinya: ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dari azab neraka, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal. (HR Muslim: 1311)

 

Hadis menjelaskan doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bentuk permohonan perlindungan dari berbagai bentuk ujian dan siksaan besar yang mengancam kehidupan manusia di dunia dan akhirat. Doa ini mencakup empat permohonan penting: agar dilindungi dari azab kubur, azab neraka, fitnah hidup dan mati, serta dari fitnah besar Al-Masih Ad-Dajjal. Ini menunjukkan bahwa Nabi sangat sadar akan bahaya spiritual yang mengintai manusia, baik sebelum maupun sesudah mati.