Hadis 27 Doa perlindungan dari sifat buruk


سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – لأَبِى طَلْحَةَ الْتَمِسْ لَنَا غُلاَمًا مِنْ غِلْمَانِكُمْ يَخْدُمُنِى فَخَرَجَ بِى أَبُو طَلْحَةَ يُرْدِفُنِى وَرَاءَهُ، فَكُنْتُ أَخْدُمُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كُلَّمَا نَزَلَ، فَكُنْتُ أَسْمَعُهُ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ. (رواه البخاري: ٦٣٦٣)

Bahwa ia mendengar Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW berkata kepada Abu Thalhah: carikanlah untuk kami seorang anak muda dari anak-anak kalian yang dapat membantuku, maka Abu Thalhah membawaku, dan aku dibonceng di belakangnya., aku pun kemudian membantu Rasulullah SAW setiap kali beliau singgah (dalam safar). Dan aku sering mendengar beliau banyak mengucapkan doa: allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-hammi wal-ḥazan, wal-‘ajzi wal-kasal, wal-bukhli wal-jubn, wa ḍala‘id-dayn wa ghalabatir-rijāl, (ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa cemas dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat kikir dan pengecut, dari lilitan utang dan tekanan manusia) (HR al-Bukhari: 6363)

 

Hadis ini menjelaskan bahwa kisah awal keterlibatan Anas bin Malik sebagai pelayan Rasulullah, atas permintaan Nabi kepada Abu Thalhah. Selain menunjukkan hubungan dekat antara Rasulullah dan para sahabatnya, hadis ini juga menyampaikan doa yang sering dibaca oleh Nabi, yang mencakup permohonan perlindungan dari delapan jenis hal negatif yang bisa melemahkan jiwa dan kehidupan seseorang.