Hadis 21 Permohonan ampunan dan akhlak terbaik


 عَنْ عَلِىٍّ قَالَ قَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم «قُلِ اللَّهُمَّ اهْدِنِى وَسَدِّدْنِى وَاذْكُرْ بِالْهُدَى هِدَايَتَكَ الطَّرِيقَ وَالسَّدَادِ سَدَادَ السَّهْمِ. (رواه مسلم: ٧٠٨٦)

Hadis dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah SAW  bersabda kepadaku: katakanlah: Allāhumma ihdinī wa saddidnī. Wadzkur bil-hudā hidāyatakal-ṭarīq, was-sadād sadādas-sahm, (Ya Allah, berilah aku petunjuk dan luruskanlah aku. Ingatlah, bahwa yang dimaksud dengan ‘petunjuk’ adalah petunjuk jalan, dan yang dimaksud dengan ‘kelurusan’ adalah seperti lurusnya anak panah (HR Muslim: 7086)

 

Hadis ini menjelaskan nasihat langsung Nabi kepada ‘Ali bin Abi Thalib, yang mengajarkan doa pendek namun sarat makna: memohon petunjuk (hidayah) dan kelurusan (istiqamah). Doa ini mencakup dua aspek penting dalam kehidupan seorang Muslim: yaitu agar ia mengetahui jalan kebenaran (dengan hidayah) dan agar ia mampu berjalan lurus di atasnya (dengan taufiq dan keteguhan/sadād).